Cara Top Merawat CVT All Honda Beat , Agar Peforma Motor Tetap Joss

Motor Beat brojolan Honda ini, sudah tak diragukan lagi di pasar Otomotif dari versi Karbunya dan sampai dengan sekarang Versi Fuel Injeksi (FI), sangat buming sekali di Tanah Air, bahkan pemakainya pun semua kalangan sangat menggemarinya.



CVT Honda Beat



Definisi CVT ialah Continuously Variable Transmission, sedikit gambaran dari CVT, CVT merupakan pengganti dari Transmisi manual, yang lebih sederhananya cara kerja dari CVT ini ialah menuruskan putaran mesin ke roda belakang.




Honda Beat FI
Honda Beat FI



Oke Brosis langsung saja disini Sekilas Otomotif : akan mengulas tentang Cara Top Merawat CVT  All Honda Beat , Agar Peforma Motor Tetap Joss -  selengkapnya sebagai berikut:

Poin Pertama Yang Perlu di Perhatikan :


Dalam merawat CVT Honda Beat semua tipe, baik tipe karbu maupun FI, sebenernya tidaklah sulit dalam perawatanya, samaja dengan motor biasa, yang perlu di perhatikan ialah bagian dari Part-Part (komponen-komponen) yang ada didalam CVT tersebut.


V-Belt Honda Beat
V-Belt Honda Beat
Gambar di atas ialah V-Belt CVT Honda Beat, ini komponen utama yang perlu di perhatikan, mengapa ? karena V-belt berfungsi meneruskan putaran mesin dari primery shif  ke secondery shift dan sampai poros  roda belakang. Alih-Alih bila tidak di perhatiakan, bisa mengahabat kinerja CVT, dan bisa juga mengalami putus.

Catatan  :  Pergantian v-belt secara berkala ialah di 24000 Km, tanpa terkecuali ini wajib di lakukan secara berkala.

Poin Kedua :


Dalam poin kedua ini, baru kita melihat dan mengecek lebih dalam, yaitu pengecekan komponen-komponen bagian dalam, seperti :
  • Primery
  • Seconder

CVT HONDA BEAT
CVT Honda Beat

 

Komponen yang ada di dalam Primery :



  • Fixed sheave : berfungsi sebagai penahan v-belt.komponen ini tidak bergerak.berbentuk piringan,biasanya bagian sisinya menyerupai kipas sebagai pendingin mesin.

  • Sliding sheave : komponen ini berfungsi menekan v-belt dalam putaran tinggi.karna sliding sheave ini dapat bergerak kekanan ataupun ke kiri.

  • Collar : fungsinya adalah sebagai tempat dudukan dari fixed sheave,sliding sheave dan cam

  • Cam   : fungsinya sebagai tempat dudukan slider

  • Slider : fungsinya sebagai pendorong roller yang roller sendiri akan mendorong sliding sheave.slider ini bergerak saat putaran mesin tinggi.

  • Roller : fungsinya sebagai penekan sliding sheave,cara kerjanya sesuai putaran mesin,apabila putaran mesin tinggi roller ini menekan sliding sheave dan begitu pula sebaliknya gaya di atas biasa di sebut gaya sentrifugal.
Catatan : Bila dalam pemakian normal kemungkinan yang sering terjadi Aus ialah Roller dari CVT tersbut.

Komponen yang ada di dalam Seconder :




  • Sliding sheave : berfungsi untuk menekan v-belt. dan perbedaan sliding sheave di secondary sheave  dengan sliding sheave di primary sheave adalah tidak memiliki sirip.

  • Fixed sheave : berfungsi sebagai penahan v-belt  atau bagian statis.

  • Per : berfungsi sebagai pendorong sliding sheave

  • Torque cam : berfungsi membantu menekan otomatis sliding sheave pada saat motor  memerlukan akselerasi.

  • Clutch housing : ialah sebagai rumah kopling fungsinya adalah penerus putaran dari Sepatu kopling ke poros roda

  • Sepatu kopling : fungsinya adalah sebagai perdan putaran mesin saat ada hentakan dari putaran mesin dan sekaligus sebagai penghubung putaran ke poros roda belakang.sistem kerjanya model sentrifugal yaitu bekerja sesuai putaran tinggi redahnya.

Catatan : Bila dalam pemakian normal kemungkinan yang sering terjadi ialah kotor dan yang perlu di bersihkan ialah Clut Housing dari CVT tersbut, karena kotoran yang mengendap di bagian sisi-sisi dalam Clut Housing dan ini bisa menyebabkan putaran  Selip. dan lakukanlah service berkala terhadap CVT itu di setiap 8000 KM pemakaian normal. 
Sekian dulu ya Sobat, semoga bermanfaat dan terima kasih atas kunjunganya.

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »
Comments
0 Comments